atha's scrapbook

November 9, 2014

Pr Bahasa Indonesia

Sunday, November 09, 2014 0
Pr Bahasa Indonesia
Merelakan sama seperti merindukan
Selalu sukar dan tak pernah nyata
Bahkan langit bergemuruh
Ketika melepas tetesan air angkasa

Menunggu sama seperti mengorbankan
Memberi tanpa tahu kapan akan diberi
Berlomba dan bergerak bersama waktu
Siapa yang lebih sabar berdiam

Tidak ada yang pernah memintamu rela atau tunggu
Tapi setidaknya kamu mengerti
Mengusahakan sama seperti berlari
Lelah dan peluh akan terganti


Malang, 8 November 2014
03.00 WIB

November 5, 2014

Quote of the Day

Wednesday, November 05, 2014 0
Quote of the Day
"You must be patient. 

Even if the pains of waiting and wishing and praying tire you, be patient.

Even when long periods of time pass by and others are blessed with what they've been praying for while you still wait, be patient. 

For Allah does not waste the effort of the doers of good.

He delays His response only to hear you call to Him more. 

Be patient. 

For what awaits you is sweeter than the bitterness of longing."


@Alhamdulillah on Instagram.

October 27, 2014

Our Own Constellations

Monday, October 27, 2014 0
Our Own Constellations

Sometimes, you gotta say it. Things are gonna be wasted if they are left unspoken.

***

Kaira membanting penanya ke tanah lalu sedetik kemudian menyesalinya. Ia memungut benda biru berkilauan itu, menyebabkan tangannya menyentuh permukaan paving block yang dingin.

Sudah mau November lagi, batinnya.

Kaira tidak pernah suka dingin di bulan November. Walaupun tidak sedingin Desember, angin bulan November selalu saja menjadi yang paling dingin. Tidak menentu datangnya.

Berhari-hari Kaira berharap inspirasi untuknya menulis akan datang. Berhari-hari juga tidur malamnya tidak nyenyak. Konstelasi bintang diatas sana mungkin tahu penyebabnya. Salah satu dari 88 diantaranya harus tahu jawabannya.

Wahai archer yang sebentar lagi tiba, salam hangatku menyambut kedatangan dinginmu selalu.

***
Mungkin ia titisan Cleopatra.

Atau dewi Athena.

Cantik, pintar, dan kuat. Rambutnya coklat pekat hampir hitam. Hidungnya mancung dan garis rahangnya tegas. Menandakan seseorang dengan prinsip hidup yang kuat.

Zeus memandangi kata-kata yang barusan diketiknya. Sound gay, but whatever. I like it.

Andai ia punya petir, ia bersumpah akan menghanguskan Castor dan Pollux -si kembar yang membuat dunianya sekarang jungkir balik- detik itu juga.

***
Malam itu sama saja seperti malam-malam sebelumnya. Kaira berguling-guling di atas kasur, merutuki matanya yang tak kunjung menutup. Iseng, ia membuka WhatsApp.

Last seen today at 22.54

Dua detik kemudian,

Online

Shit.

Mata Kaira semakin tidak mau memejam. Dengan telaten dilihatnya terus kata Online itu. Kapan akan berubah menjadi typing... ? Mungkin Kaira sudah terlalu lelah untuk sekadar sadar. Kaira menyerah. Menutup WhatsApp dan matanya pada pukul 23.25. Mungkin sang archer belum mau datang. Atau tidak akan pernah datang?

***
Malam itu Zeus sadar Castor dan Pollux sedang bersinar. Walau mungkin ia telat empat bulan, Zeus yakin sinar milik si kembar itu akan tetap ada hingga sang archernya tiba.

Semoga saja.

***
Kaira tersenyum-senyum sendiri. Archernya tiba! Archernya tiba! Padahal belum waktunya ia muncul. Mungkin bukan archer...

“Kenapa harus ‘Kaira’? Apa ada hubungannya sama Kairo?”

“Haha ternyata emang cuma se-cetek itu, ya. Kairo jadi Kaira.”

“Aku serius, Kai.”

Tidak ada yang pernah memanggilnya Kai...

“Aku juga serius, Zeus. I was born in that exotic city.” Kaira tersenyum menang.

“Wow.”

“I know right? Haha.”

“Eh, tadi mau bilang apa Kai?” Tiba-tiba air muka Zeus berubah menjadi serius. Dan Kaira tidak pernah suka saat-saat seperti ini. Saat-saat dimana perasaan akan selalu menang melawan logika. Saat dimana ia tidak bisa mengendalikan seluruh hormon yang mengalir di seluruh pembuluh darahnya. Saat ia tidak bisa mengontrol detak kardionya.

I love you, the king of the Olympus. I wish I could stop. I really wish I could...

“Ai.. ngga papa, Zeus. Ngga jadi.” Buru-buru Kaira membereskan perlengkapan tulis menulisnya dan berlalu pergi.

Zeus memandangi punggung Cleopatra-nya menjauh dan hilang.

If only you knew, Princess...

***
“Mehrunnisa Kaira!”

Refleks, Kaira menoleh. Zeus. Her –wished to be- archer.

“Apa?”

“Kalo aku panggil, bales panggil juga, gih.”

Mau tak mau, Kaira tersenyum. “Halo, Zeus.”

“Padahal tadi aku panggil kamu pake nama lengkap...”

Kayak anak kecil aja, sih. Ada apa?”

Zeus nyengir. “Ajarin aku Hukum Keppler, dong.  Aku nggak mudeng.”

Nggak salah, nih? Anak olimpiade fisika minta ajarin  anak yang kalo ulangan langganan djisamsoe?”

“Terlalu litotes kamu, Kai.” Zeus mencibir. “Aku maunya kamu yang ajarin.”

“Katanya kamu suka astronomi? Masa Hukum Keppler aja nggak mudeng?”

“Ada yang salah, soalnya Kai.”

Kaira mengernyitkan dahi. Bingung. “Salah? Apa yang salah?”

The constellations. Us, Kai.” Lalu tiba-tiba ngeloyor pergi.

Kaira semakin tidak paham tentang permainan Zeus.

Damn you, pretty little loser.

***
Zeus mengutuki dirinya berkali-kali. Sumpah, ia merasa sangat kesal. Sangat bodoh.

Brengsek.

Shit.

Gue bukan cewe, bego! Ngapain sok kode ke Kaira?!

Tai.

Tell me how to tell you why and how, Princess...

***
If only I had someone. Like Castor had Pollux, and vice versa.
If only I had the guts to tell.
If only I were not made of dust in dusk and dawn.
If only I were any other pretty girl.
If.
Only.

Kaira menghela napas perlahan-lahan. Dadanya semakin lama semakin sakit. Pneumotoraks tidak boleh membuatnya berhenti.

Kaira segera meraih pena biru kesayangannya dan mulai menulis diatas bangku taman dekat paving block yang semakin lama semakin mendingin.

Ia harus selesai sebelum November tiba.

***
Dear,
The king of the Olympus,
My favorite constellation,
The one I chose over the other 88,
My best of laughs and tears,
                
Halo :)
                Last week I just got this information, Zeus.
                I think God loves me too much, hehe.
                
I just figured out that I had a special buddy inside my pulmo. We can call him Pneumotoraks, Zeus. What an unique name, right?
                
He made me hard to breathe but it’s okay as long as he’s just doing his job. God sent him to me to make me stronger, King. Talking about strength, I always know you knew better!
                
Kamu secara nggak langsung ngajarin aku jadi kuat. Secara nggak langsung memicu aku buat jadi yang lebih baik dari hari ini.

Kamu selalu bikin aku sadar kalo ternyata perfect  itu bahkan relatif. Semua yang ada di antara kamu dan aku relatif. Satu-satunya hal yang nggak relatif ya kerelatifan itu sendiri.
                
Gimana? Aku sudah cocok jadi anak olimpiade astronomi, belum?
                
Zeus, aku nggak pernah paham sama permainan kamu. Semuanya terlalu mengulur waktu dan aku bahkan baru sadar kalo aku nggak punya banyak lagi.
                
Jangan marah ya setelah terima surat ini.
Terima kasih, ya :)
Last but not least, I just really want you to know that
You are always be my favorite constellation, Zeus.
Sincerely yours,
Castor&Pollux’s twin sister.

***
Zeus tidak peduli dengan teriakan ‘dilarang berlari’ suster-suster sepanjang koridor rumah sakit. Langkah kakinya ia usahakan besar-besar agar cepat sampai. Butuh waktu sepuluh menit bagi Zeus untuk mencerna kata demi kata kiasan yang digunakan Kaira.

Dasar penulis.

Pemandangan pertama yang dilihat Zeus saat masuk kamar Kaira adalah orang-orang yang mengerubungi tempat tidur.

“Permisi...”

Kerumunan itu menyebar.

Pemandangan kedua yang dilihat Zeus adalah Cleopatranya yang dililit berbagai selang. Hidung indahnya tertutup kap oksigen. Mata mereka bertemu. Dan Zeus berani bersumpah bahwa Kaira terlihat senang.

***
Archerku! The brightest constellation in my sky.

Dia datang. Kaira tersenyum senang.

“Masuk, Zeus.”

Setelah meminta semua orang untuk meninggalkan mereka berdua, Kaira membuka kap oksigennya.

“Jangan, Kai. Pake aja.”

“Sebentar doang.” Kaira mencoba duduk.

Pake, Kai. Atau aku pulang.”

Akhirnya Kaira menurut. Ia memasang kembali kap oksigennya dan dengan tanpa suara ia mengucapkan ‘halo’.

Zeus mengusap puncak kepala Kaira dan tersenyum. “Halo juga, Kai. Aku kesini mau bilang kalo whatever you mean in that letter, I feel that too.

Kaira menangis dalam diam.

“Jangan nangis...”

“Mochosei, Zu.”

Zeus mengangguk.

Cepat sembuh, the most beautiful queen in history...

***
Pada akhirnya Zeus tetap menyesal.

Kaira pergi beberapa jam setelah Zeus berkata ‘see you soon, sunshine’.

Kenapa?

Kenapa menyesal?

Zeus bahkan belum sempat berkata

***
Zeus menuliskan surat balasan. Entah bagaimana cara menyampaikannya.

Dear,

My very own Cleopatra,

My favorite hello and my hardest goodbye,

I love you.

I love you.

Zeus loves you.

Zeus loves you.

Sleep well, sweetheart.

Sleep tight, my Athena.

I love you.
Forever yours,
Your archer.

August 24, 2014

...

Sunday, August 24, 2014 0
...
I fall in love with you every day.
fall in love wih you everytime I think of you.
fall in love wih you everytime I see you.
fall in love wih you everytime I talk to you.

Maybe I dont know what falling in love really is.
But

I feel happy everytime I think of you.
I feel happy everytime I see you.
I feel happy everytime I talk to you.

Maybe I dont know what falling in love really is.
But I do know well what happiness is.

you.

The one that makes me smile.
The one that makes me imagining beautiful things.
The one that makes a brighter day.

I fall in love without realizing what it was.
When people say falling in love without knowing how, when, and where
I do know well how, when, and where I fall in love with you.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------


#EAAAAA #tumbendapetidebeginicocwit:') #maapkanmerusaksuasana

August 12, 2014

LEGAL!

Tuesday, August 12, 2014 0
LEGAL!
Walaupun ceritanya sudah telat 2 bulan nggak apa-apa, ya. Now I get the chance to change my blogger profile!
Si Atha yang katanya manja, ngaleman, dan kekanak-kanakan sekarang sudah punya KTP & SIM! Iya, 17. Umur yang kata mereka-mereka paling dinanti dan harus dirayakan karena once in a lifetime. Tapi, kenapa harus 17? Every ages are special on their own. All of them happen once in a lifetime, too.

18 Juni 2014
I woke up with happiness. Thank Allah I got the chance to live until my 17th birthday.
Thank you, for the birthday wishes. They mean so much. Really. Thank you!

Saya nggak pergi sekolah hari itu. Baru sampe rumah dari Pacitan tanggal 17 malem, liburan sama temen-temen. Hehe.

Makasih sekali buat temen-temen Owian sayang yang dateng ke rumah sore-sore padahal abis lomba futsal. Atha diiket di tiang bersama Deasy dan Kiki. Padahal deasy dan kiki ikutan bikin ramuannya wkwkwk. Makasih juga ramuannya^^ Baunya juaraa! Berhasil bikin huek huek.




Makasih ya:)

Trus hari Jum'at dapet surprise lagi dari Wilda, Regina, Emil, sama Ijah. Hehe makasih ya. Maafin Atha pulang sekolahnya lamaaaa banget jadi kalian nunggu nya kelamaan...
Begitu masukin motor ke garasi trus masuk rumah ga curiga apa-apa. Trus tiba-tiba diteriakin dari ruang tamu. Mereka sudah duduk trus ada kue lilinnya udah nyala!! Terharu wkwk:")

Makasih ya:)

Buat Sawi-sawiii! 4 years and still counting ya, aamiin:3 Thank you for always being there. Sometimes you all know me better than myself. Makasih!:)))

Buat Ibu sama Bapak,
I dont know what to say. You will always be loved by all of my heart. You will always be my favorite lights when my world gets dark. You will always be here, flow through my heart and lungs. Carry the oxygen I need, spread along my body. Even the littlest parts of me carry your names, your codes, your bloods.
Thank you, for always being my brightest stars. Most beautiful moons. My angels.
I always wish I could make you happy and proud, one day. Aamiin.
Your little baby loves you very much.


Buktinya Atha udah 17 nih! :3 hehe

Malang, 12 Agustus 2014

August 6, 2014

The Sweetest Movie Quotes

Wednesday, August 06, 2014 0
The Sweetest Movie Quotes